Horizontal List

PM Rui Araujo
Investir no futuro de Timor-Leste
FUTURO
Timor-Leste acolheu a mais recente reunião trilateral da plataforma para o Desenvolvimento Económico Sub-Regional Integrado entre Timor-Leste, Indonésia e Austrália

Ai-han Timor Nian
Ramos-Horta
"Tantangan Timor Leste Makin Berat"
ECONOMIA
"..fo-hanoin ba ukun nain sira nebe tinan tinan truka hela deit ministrus, atu hare ba povu nia moris nebe "kuaze 50%" povu sei moris iha linha pobreza nia laran..."
Australia-Timor Leste
Notre Dame students experience the world and help those in need in Timor-Leste
Empresários - Timor Telecom
Empresários timorenses e fundo das Fiji na corrida pela Timor Telecom
Timor-Leste - BAII
Timor-Leste inicia processo de adesão ao Banco Asiático de Investimento em Infraestruturas
Timor-Leste - Maluku
Maluku kaji kerja sama dengan Timor Leste

sábado, 30 de abril de 2016

Pertamina Ekspor Perdana Aspal ke Timor Leste

Ilustrasi Aspal. (Foto: Reuters)
GRESIK - PT Pertamina (Persero) melakukan ekspor perdana aspal ke Timor Leste sebanyak 645 drum atau setara 100 Matric Ton (MT) melalui Biutmen Plant di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat.

Vice President Petrochemical Supriyanto Dwi Utomo mengatakan ekspor ini adalah kali pertama dilakukan Pertamina, sebab sebelumnya produksi aspal Pertamina hanya untuk memenuhi pasar dalam negeri.

"Kami harapkan dengan ekspor perdana ke Timor Leste, ke depan Pertamina bisa mengambil 20 persen 'market share' produk aspal di negara tersebut yang potensi kebutuhannya mencapai 1.000 hingga 3.000 MT per tahun," ucap Supriyanto, usai acara pengiriman aspal di Gresik.

Ia mengatakan, secara nasional Pertamina masih menjadi pemimpin pasar dalam negeri dengan dua infrastruktur kilang yakni di Cilacap dengan kapasitas 360.000 MT per tahun dan Bituman Plant di Kabupaten Gresik dengan kapasitas 16.000 MT per tahun.

"Keberadaan kilang itu ditambah dengan sejumlah terminal curah dan 41 mitra agen yang bekerja sama dengan Pertamina di seluruh Indonesia," katanya.

Sementara itu General Manager Pertamina Marketing Operation Region V Jatim Ageng Giriyono mengatakan bisnis aspal di Indonesia sangat penuh tantangan.

Meski demikian, kata Ageng, Pertamina masih menjadi pemimpin pasar, sehingga menjadi kebanggaan tersendiri karena fungsi aspal dapat membantu membuka akses ekonomi bagi bangsa Indonesia.

Ageng mengatakan Pertamina di region V yang meliputi Jawa Tengah, Bali, NTB, NTT Sulawesi, Maluku dan Papua mampu menguasai 56 persen pasar aspal.

Sementara secara nasional, kebutuhan aspal mencapai sekitar 1,2 juta hingga 1,4 juta ton per tahun, dan Pertamina mampu memenuhi 45 hingga 50 persen.

"Sisa kekurangan untuk memenuhi kebutuhan nasional kita lakukan impor, meski demikian kita masih sanggup untuk ekspor. Dan kita harapkan eskpor ini bukan yang pertama dan terakhir, namun bisa berlanjut," katanya.

(mrt)

WWW.OKEZONE.COM
Pertamina Ekspor Perdana Aspal ke Timor Leste

Sem comentários: